Laboratorium

Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan adalah Balai yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air.

Dalam melaksanakan tugas pelayanan teknis pengujian dan fungsi pengelolaan laboratorium, Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan (BHLK) memiliki dua laboratorium yaitu laboratorium kalibrasi peralatan hidrologi dan laboratorium pengujian kualitas air.

Laboratorium Kalibrasi Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan telah terakreditasi sejak tanggal 2 September 2010 untuk 3 parameter yang melipu Current Meter, ARR dan Anemometer serta telah konsisten dalam mengimplementasikan ISO/IEC 17025:2017. pada tahun 2014 juga dilakukan penambahan lingkup kalibrasi untuk parameter suhu, kelembaban, dan tekanan udara, Pada tahun 2018 dilakukan juga penambahan lingkup untuk parameter waktu dan AWLR (Automatic Water Level Recorder).

A. Parameter Kalibrasi Terakreditasi

1. Current Meter

rentang kalibrasi : 0,02 m/s – 2,5 m/s

Gambar : Kalibrator Current Meter

Gambar : Alat Current Meter

2. Anemometer

Rentang Kalibrasi : 2 m/s – 10 m/s

Gambar : Wind Tunnel (media kalibrasi anemometer)

Gambar : Thermal Anemometer (Standar Kalibrasi anemometer)

3. Alat Penakar Hujan

Rentang Kalibrasi 0,5 mm/menit – 4 mm/menit

Gambar : Kalibrator Alat Ukur Curah Hujan (ARR)

4. Parameter Temperatur dan Kelembaban Udara

Rentang Kalibrasi : 10 C – 40 C (Temperatur)

Rentang Kalibrasi : 40% RH – 80% RH (Kelembaban Udara)

Gambar : Media Kalibrasi Alat Ukur Temperatur  dan Kelembaban Udara

Gambar : Standar Kalibrasi Alat Ukur Temperatur  dan Kelembaban Udara 

5. Tekanan Udara

Rentang Kalibrasi : 800 hPa – 1050 hPa

Gambar : Media Kalibrasi Alat Ukur Tekanan Udara

Gambar : Standar Kalibrasi Alat Ukur Tekanan Udara

6. Kalibrasi Alat Ukur Waktu

Rentang Kalibrasi : Stopwatch 5 detik – 30 menit, Jam Mekanik 2 jam – 24 jam

Gambar : Kalibrasi Alat Ukur Waktu

Gambar : Pulse Generator & Frequency Counter

7. Kalibrasi AWLR (Automatic Water Lever Recorder)

Gambar : Kalibrator AWLR

Gambar : Kalibrasi AWLR

Alat yang dapat dikalibrasi :

Gambar : AWLR Mekanik dan AWLR Tranducer

Info lebih lanjut dapat menghubungi :

Laboratorium Kalibrasi

Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan

Jl. Ir. H. Djuanda No. 193 Bandung
email : kal_hita@yahoo.com
kalhita127@gmail.com

Contact Person :
Agung Kusnendar / +62 812 2 003 2739

Balai Hidologi dan Lingkungan Keairan adalah Balai yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalu Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air.
Dalam melaksanakan tugas pelayanan teknis pengujian dan fungsi pengelolaan laboratorium, Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan memiliki dua laboratorium yaitu laboratorium kalibrasi peralatan hidrologi dan laboratorium pengujian kualitas air.
Laboratorium Pengujian Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan merupakan laboratorium dengan lingkup pengujian air permukaan, air tanah, air limbah, dan sedimen. Laboratorium ini telah terakreditasi KAN sejak tahun 2004 dengan nomor akreditasi LP-217-IDN.

KEGIATAN LABORATORIUM PENGUJIAN

1. Pengambilan Contoh Kualitas Air dan Sedimen

2. Pengujian kualitas air, meliputi :

a. Parameter fisika : Suhu, Kekeruhan, Kecerahan, Residu Terlarut, Residu Tersuspensi, Warna

b. Parameter kimia : Daya Hantar Listrik (DHL), Alkaliniti, Asiditi, CO2 Agresif, pH, Kebutuhan Oksigen Biokimiawi (BOD), Kebutuhan Oksigen Kimiawi (COD), Oksigen Terlarut (DO), Total Fosfat (PO4-P), Fosfat Ortho (PO4-P), Nitrat (NO3-N), Nitrit (NO2-N), Amonia Total (NH3-N), Amonia Bebas, Nitrogen Organik, Nitrogen Total, Boron, Logam Terlarut (Besi, Kadmium, Kromium, Mangan, Nikel, Seng, Tembaga, Timbal, Natrium, Kalium), Logam Total (Besi, Kadmium, Kromium, Mangan, Nikel, Seng, Tembaga, Timbal, Natrium, Kalium), Kromium Heksavalen (Cr (VI)), Kalsium, Magnesium, Kesadahan, Klorida, Salinitas, Sianida, Fluorida, Sulfat, Deterjen (MBAS), Fenol, Zat Organik (Nilai Permanganat), RSC (Residual Sodium Carbonate), SAR (Sodium Absorption Ratio), % Natrium.

c. Parameter Biologi : fecal coliform, total coliform, klorofil-a.

PERALATAN

1. Spektrofotometer UV-Visible
2. Atomic Absorption Spectrometer (AAS)
3. Ion Chromatography
4. pH meter
5. Konduktometer
6. Oxymeter
7. Turbidimeter
8. Neraca Analitik
9. Integrated Point Sampler
10. Vertical Point Sampler
11. Selective Ion Sianida
12. Secchi Disk
13. Oven
14. COD Block Digester
15. Inkubator BOD
16. Inkubator bakteri
17. Autoclave
18. Eykman Grab
19. Rotary Agitator

Gambar : Spektrofotometer UV-Visible dan Atomic Absorption Spectrometer (AAS)

Gambar : on Chromatography, pH Meter dan Konduktometer

Gambar : Oxymeter, Turbiditimeter, dan Neraca Analitik

Gambar : Integrated Point Sampler, Vertical Point Sampler, dan Selective Ion Sianida

Gambar : Secci Disk, Oven, dan COD Block Digester

Gambar : Inkubator BOD dan Inkubator Bakteri

Gambar : Autocleave dan Ekyman Grab

Gambar : Illuminate Incubator dan Rotary Agitator

Gambar : Ruang AAS dan Ruang Oven

Gambar : Ruang Proses

Gambar : Ruang Spectrophometer UV
Visible dan Ion Chromatography dan Ruang Neraca Analitik

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi :

Laboratorium Pengujian

Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan

Jln. Ir. H. Djuanda No. 193 Bandung

Email : lingkair@gmail.com

Contact Person : Yashoumi Setiatin, S.Si,MIL / 08122303595

Bagan Alir Laboratorium Kalibrasi Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan sebagai berikut :

 

Sedangkan untuk bagan alir pengujian kualitas Laboratorium Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan, sebagai berikut :